Pusat Kajian

Business Edupreneur


PRODI MANAJEMEN BISNIS SEBARKAN VIRUS WIRAUSAHA KEPADA MAHASISWA UPI

Bandung, UPI

Mahasiswa UPI yang sukses dalam kegiatan wirausahanya dan mendapatkan penghargaan dimana-mana, tapi kegiatan akademiknya terbengkalai bahkan sampai terlupakan, jangan berharap bisa menyandang status “The Ambassador of Business Eduprenereur” karena bagi kita, hanya pendidikan lah yang mampu menyelaraskan semua aspek kehidupan.

Hal tersebut ditegaskan Ketua Program Studi Pendidikan Manajemen Bisnis FPEB UPI Dr. Lili Adi Wibowo, MM., saat ditemui dalam acara The Ambassador of Business Eduprenereur, penganugerahan duta business edupreneur UPI bagi mahasiswa & siswa SMA/SMK yang kreatif dan inovatif menjalankan bisnis dan prestasi kuliah/sekolah, di Gedung Ahmad Sanusi, Jl. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung.

Dr. Bowo menjelaskan,”Tujuan kita (Prodi Manajemen Bisnis) memberikan anugerah ini adalah untuk menularkan virus wirausaha kepada seluruh mahasiswa UPI, juga sebagai usaha untuk ikut mensukseskan program pemerintah dalam mencetak wirausaha dikalangan mahasiswa sebagai bagian dari peningkatan softskills, namun karena UPI berbasis pendidikan, maka kita ingin menularkan virus tersebut dengan syarat, yaitu mahasiswa harus memiliki komitmen terhadap pendidikannya dan memiliki IPK lebih dari 3.5, jadi ada keseimbangan antara bisnis dan kuliah”.

Mahasiswa dan mahasiswi yang memiliki bisnis yang inovatif, kreatif dan memiliki komitmen terhadap penyelesaian akademiknya akan kita jadikan model pendidikan bahwa bisnis dan pendidikan tidak terlepaskan sebagai satu kesatuan. Penyebaran virus ini akan memunculkan identitas UPI karena aktifitasnya berbau pendidikan, sementara di tempat lain programnya telah kehilangan identitas. terangnya.

“Kita ingin menjadi trendstter dalam mencetak entrepreneur yang menerapkan nilai-nilai pendidikan. Prodi Pendidikan Manajemen Bisnis ingin menjawab tantangan bahwa mahasiswa kami memiliki softskills yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademis. Bisnis dan pendidikan harus berjalan beriringan sejalan dengan visi misi UPI,” ungkapnya.

Dosen akan berperan sebagai gate keeper, agar mahasiswa tidak keasyikan dan kebablasan dalam berbisnis yang pada akhirnya pendidikannya terbengkalai.

Harapan Prodi adalah bahwa kegiatan  ini dapat menjadi agenda rutin, sehingga peran Prodi akan terasa lebih aktif dalam hal-hal yang bersifat konkrit.

Selengkapnya : http://business-edupreneur.com