Peringati Sumpah Pemuda, BEM KEMA FPEB UPI Selenggaraan Seminar Bisnis dan Digital Marketing dalam Rangkaian FPEB Student Appreciation dan Dies Natalis ke-18
Fakultas Pedidikan Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia melalui Rumah Prestasi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Mahasiswa (KEMA) menyelenggarakan seminar bisnis dan digital marketing di Gedung Auditorium FPEB UPI (28/10/2026).
Seminar dihadii Kepala Seksi Pendidikan dan Kemahasiswaan beserta seluruh staf Seksi Pendidikan dan Kemahasiswaan FPEB UPI. Para pimpinan organisasi kemahasiswaan, khususnya BEM KEMA FPEB UPI dan Himpunan Mahasiswa Program Studi di lingkungan FPEB UPI serta Para pengurus Rumah Prestasi FPEB UPI Tahun 2026;
Seminar Bisnis dan Digital Marketing ini diselenggarakan dalam rangka Peringatan Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 serta memberikan pesan penting kepada generasi muda untuk terus berjuang mempersatukan bangsa serta memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan melalui ilmu pengetahuan, inovasi, kewirausahaan, penguasaan teknologi, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Wakil Dekan Bidang Sumber Daya dan Umum FPEB UPI menjelaskan bahwa tantangan pemuda masa kini memang berbeda serta menghadapi persaingan global, perubahan dunia kerja, perkembangan teknologi digital, serta transformasi ekonomi yang berlangsung sangat cepat.
Berdasarkan hal tersebut, mahasiswa tidak cukup hanya menjadi pengguna teknologi. Mahasiswa harus mampu memahami, memanfaatkan, dan mengembangkan teknologi untuk menghasilkan solusi, membangun usaha, membuka peluang kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Wakil Dekan Bidang Sumber Daya dan Umum FPEB UPI mengajak seluruh mahasiswa FPEB UPI untuk menjadikan semangat Sumpah Pemuda sebagai energi untuk berkolaborasi, berinovasi, dan berkontribusi. Jangan hanya menjadi generasi yang mengikuti perubahan, tetapi jadilah generasi yang ikut menciptakan perubahan.
Seminar Bisnis dan Digital Marketing ini sangat relevan dengan perkembangan dunia usaha saat ini. Digitalisasi telah mengubah cara perusahaan menjalankan bisnis, membangun merek, memahami konsumen, memasarkan produk, dan menciptakan hubungan dengan pelanggan.
Saat ini, pelaku usaha tidak cukup hanya memiliki produk yang berkualitas. Mereka juga harus mampu mengomunikasikan nilai produknya, memahami kebutuhan pasar, membangun kepercayaan konsumen, dan memanfaatkan berbagai kanal digital secara efektif.
Digital marketing bukan sekadar mengunggah konten di media sosial atau mengikuti tren yang sedang populer. Digital marketing membutuhkan strategi, kreativitas, pemahaman perilaku konsumen, pengelolaan merek, analisis data, serta kemampuan mengevaluasi efektivitas pemasaran. Ia berharap mahasiswa dapat memanfaatkan seminar ini untuk memperoleh wawasan baru sekaligus mengembangkan keterampilan yang dapat diterapkan secara langsung (YS)