Raih Juara 1 dan Mendapat 9 Juta Pendanaan Pada National Business Case Competition Ecopreneur, Mahasiswa Prodi Ilmu Ekonomi & Keuangan Islam Bahas Strategi Aktivasi Investor Pasca-SPM untuk Menutup Knowledge-Actiob Gap
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis (FPEB) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Tim Drive4Zenith dari Program Studi Ilmu Ekonomi dan Keuangan Islam berhasil meraih Juara 1 National Business Case Competition Ecopreneur 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro pada 24 Oktober 2026. Atas pencapaian tersebut, tim berhasil memperoleh dana pembinaan sebesar Rp9 juta.
Tim Drive4Zenith terdiri atas Indra Herlambang sebagai ketua tim, bersama Alisa Bila Amalia dan Fakhri Muhamad Mi'raj. Dalam kompetisi tersebut, ketiganya mengangkat gagasan bertajuk “Strategi Aktivasi Investor Pasca-SPM untuk Menutup Knowledge-Action Gap.” Gagasan ini menawarkan strategi untuk menjembatani kesenjangan antara pengetahuan dan tindakan investor setelah mengikuti program SPM, melalui pendekatan aktivasi investor yang lebih efektif.
Keberhasilan ini diraih melalui persaingan yang kompetitif. Tim Drive4Zenith berhasil mengungguli 60 tim peserta lainnya dan melaju ke babak final setelah melewati proses seleksi hingga terpilih sebagai salah satu dari 15 tim finalis. Dalam babak final, tim mampu mempresentasikan dan mempertahankan gagasan bisnis yang diusung hingga akhirnya meraih posisi tertinggi.
Selama proses persiapan dan pelaksanaan kompetisi, Tim Drive4Zenith mendapatkan bimbingan dari Dr. Fitranti Adirestuty, S.Pd., M.Si. Pendampingan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat kualitas analisis, ketajaman identifikasi permasalahan, serta penyusunan solusi yang ditawarkan dalam kasus bisnis yang diperlombakan.
Capaian ini menunjukkan kemampuan mahasiswa FPEB UPI dalam mengintegrasikan kompetensi akademik, analisis ekonomi dan keuangan, serta pemikiran strategis untuk menghasilkan solusi atas persoalan nyata. Selain menjadi bukti daya saing mahasiswa di tingkat nasional, prestasi tersebut juga mencerminkan pentingnya pengembangan kompetensi mahasiswa melalui partisipasi aktif dalam kompetisi, inovasi, dan pemecahan masalah.
FPEB UPI terus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan potensi akademik dan nonakademik, meningkatkan kreativitas, serta membangun kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri. Prestasi Tim Drive4Zenith diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, dan mengukir prestasi di tingkat nasional maupun internasional (YS)