UMKM dan Affiliate Marketer Indonesia Diberdayakan Melalui Pelatihan AI: Peningkatan Konversi hingga 65%
Bandung, 25 September 2025 – Dalam era transformasi digital yang
semakin pesat, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melalui Lembaga
Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) meluncurkan program inovatif
yang memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta
affiliate marketer dengan teknologi kecerdasan buatan (Artificial
Intelligence/AI). Program "Pelatihan Optimalisasi Kecerdasan Buatan dalam
Affiliate Marketing" telah berhasil melatih 60 peserta dengan hasil yang
mengesankan.
Menjawab Tantangan Era Digital
Dr. Lisnawati, S.Pd., MM., ketua
pelaksana program menjelaskan bahwa inisiatif ini lahir dari kebutuhan mendesak
pelaku usaha digital untuk bersaing di tengah kompetisi yang semakin ketat.
"Kami melihat banyak UMKM dan affiliate marketer yang berjuang dengan
biaya iklan yang terus meningkat, conversion rates yang rendah, dan
keterbatasan waktu untuk mengelola campaign mereka secara manual," ungkap
Lisnawati.
Program yang didanai oleh Dana RKAT FPEB
UPI, ini dirancang khusus untuk mengatasi kesenjangan pengetahuan dan
keterampilan dalam pemanfaatan AI untuk pemasaran digital. "Banyak pelaku
usaha yang menganggap AI sebagai teknologi yang terlalu rumit atau hanya untuk
perusahaan besar. Padahal, saat ini tersedia banyak tools AI yang user-friendly
dan terjangkau, bahkan gratis," tambahnya.
Metodologi Hybrid yang Efektif
Program yang berlangsung selama 4
minggu ini mengadopsi model pembelajaran hybrid, mengombinasikan sesi online
melalui Learning Management System (LMS) dan Zoom dengan kegiatan offline di Kampus
UPI. Pendekatan ini terbukti efektif dengan tingkat penyelesaian mencapai 87%,
jauh melampaui rata-rata program pelatihan online pada umumnya yang hanya
berkisar 40-60%.
Prof. Dr. Ridwan Purnama, M.Si., salah
satu anggota tim pelaksana, menekankan pentingnya pendekatan praktis.
"Kami tidak hanya memberikan teori, tetapi langsung mengajak peserta
praktik menggunakan tools seperti ChatGPT untuk pembuatan konten, Google
Analytics 4 untuk analisis pelanggan, dan automated bidding strategies dalam
iklan digital. Setiap peserta membuat proyek nyata yang langsung bisa
diimplementasikan dalam bisnis mereka."
Hasil yang Membanggakan
Follow-up survey satu bulan
pasca-pelatihan menunjukkan hasil yang menggembirakan. Dari 89% peserta yang
telah mengimplementasikan minimal satu AI tool, 72% melaporkan peningkatan
terukur dalam conversion rates dengan median peningkatan 28%, bahkan ada yang
mencapai 65%. Selain itu, 68% peserta melaporkan pengurangan biaya akuisisi
pelanggan dengan median 22%, sementara 81% mengalami penghematan waktu hingga
35% dalam pembuatan konten dan pengelolaan campaign.