Mata kuliah ini membahas praktik akuntansi pada industri hospitalitas yang meliputi industri perhotelan, industri restoran dan jasa boga, industri perjalanan, serta industri pariwisata. Pembahasan bertumpu pada empat persoalan yang menyatukan keempat subsektor tersebut, yaitu jasa yang tidak dapat disimpan dengan proporsi biaya tetap yang tinggi, penentuan penyajian bruto atau neto, penerimaan kas yang bukan merupakan pendapatan entitas, serta pengukuran kinerja berbasis kapasitas. Mahasiswa menelaah sistem pelaporan seragam yang berlaku pada masing-masing subsektor, rezim pungutan yang membedakannya di Indonesia, serta konsekuensi etis dari keputusan penetapan harga, pembagian uang servis, dan pelaporan dampak lingkungan. Perkuliahan ditutup dengan observasi lapangan pada dua unit usaha yang
berbeda subsektor dan penyusunan perangkat pembelajaran yang bersumber dari temuan lapangan. Mata kuliah ini tidak menargetkan penguasaan teknis keempat subsektor secara setara, melainkan penguasaan logika akuntansi hospitalitas
yang diuji pada empat konteks.
| Kode |
Aspek |
Deskripsi |
| CPL-01 |
Aspek |
Menunjukkan sikap dan perilaku ilmiah , edukatif, dan religius, yang berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara berdasarkan budaya, norma, dan etika akademik.
|
| CPL-03 |
Aspek |
Menguasai konsep akuntansi dan keuangan sebagai dasar pembelajaran dan praktik profesi yang berwawasan global dan literasi terkini.
|
| CPL-07 |
Aspek |
Mampu menerapkan kompetensi praktik akuntansi keuangan level madya secara akurat dan berwawasan lingkungan.
|
| CPL-05 |
Aspek |
Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya.
|
| Kode |
Deskripsi |
|
1
|
Menilai kembali asumsi bahwa akuntansi hospitalitas merupakan penerapan langsung akuntansi keuangan umum,
dengan mempertimbangkan kepentingan pihak yang penerimaannya dititipkan melalui entitas.
|
|
2
|
Mengkritisi rutinitas pengukuran kinerja dan penetapan harga pada industri perhotelan, restoran, perjalanan, dan
pariwisata, dengan mempertimbangkan pengaruhnya terhadap keputusan operasional dan beban kerja tenaga
pelaksana.
|
|
3
|
Menilai keputusan pemungutan, pembagian uang servis, dan pelaporan dampak lingkungan pada usaha
hospitalitas, dengan mempertimbangkan pemangku kepentingan yang tidak bersuara dalam laporan keuangan.
|
|
4
|
Merancang perangkat pembelajaran dan pendampingan akuntansi hospitalitas berbasis temuan lapangan, dengan
mempertimbangkan posisi diri sebagai pendidik dan profesional yang bertanggung jawab terhadap keberlangsungan usaha kecil.
|
Mahasiswa mampu menghasilkan rancangan sistem pencatatan dan dasar penetapan harga bagi satu usaha hospitalitas berskala kecil beserta perangkat ajar turunannya, yang disusun berdasarkan observasi lapangan pada dua unit usaha berbeda subsektor, disertai portofolio individual yang memuat jurnal reflektif dan pernyataan posisi diri sebagai pendidik dan professional akuntansi.
| No |
Periode |
Kelas |
URL |
|
1
|
Genap
|
Semester 6
|
Buka
|