Mata kuliah Perbankan dan Lembaga Keuangan membahas arsitektur sektor keuangan Indonesia, fungsi intermediasi,
regulasi dan pengawasan, penghimpunan serta penyaluran dana bank, laporan keuangan dan penilaian tingkat
kesehatan bank, sistem pembayaran dan transformasi digital, penjaminan simpanan dan resolusi bank, serta
karakteristik lembaga keuangan nonbank yang meliputi asuransi, perusahaan pembiayaan, dana pensiun, pergadaian,
layanan pendanaan berbasis teknologi, lembaga keuangan khusus, dan lembaga keuangan mikro. Pembelajaran
menempatkan lembaga keuangan bukan sekadar organisasi pencari laba, melainkan institusi kepercayaan yang
keputusannya berdampak pada nasabah, UMKM, kelompok rentan, stabilitas sistem, dan keberlanjutan. Melalui case
method, mahasiswa menguji asumsi, membaca data dan regulasi, membandingkan alternatif kebijakan, memetakan
pihak terdampak, serta merumuskan rekomendasi yang menyeimbangkan kesehatan lembaga, inklusi, pelindungan
konsumen, etika, digitalisasi, dan tanggung jawab sosial-lingkungan.
| Kode |
Aspek |
Deskripsi |
| CPL-01 |
Aspek |
Menunjukkan sikap dan perilaku ilmiah , edukatif, dan religius, yang berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara berdasarkan budaya, norma, dan etika akademik.
|
| CPL-03 |
Aspek |
Menguasai konsep akuntansi dan keuangan sebagai dasar pembelajaran dan praktik profesi yang berwawasan global dan literasi terkini.
|
| CPL-05 |
Aspek |
Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya.
|
| CPL-07 |
Aspek |
Mampu menerapkan kompetensi praktik akuntansi keuangan level madya secara akurat dan berwawasan lingkungan.
|
| Kode |
Deskripsi |
|
1
|
Menilai kembali asumsi bahwa lembaga keuangan hanya berfungsi sebagai perantara
dana, dengan menganalisis arsitektur, regulasi, otoritas, penjaminan, dan relasi kepercayaan dalam sistem
keuangan Indonesia serta dampaknya bagi masyarakat.
|
|
2
|
Menganalisis keputusan penghimpunan dan penyaluran dana, laporan keuangan, profil
risiko, tata kelola, rentabilitas, dan permodalan bank untuk menilai kesehatan serta ketahanan bank secara
kritis dan berbasis bukti.
|
|
3
|
Mengevaluasi model bisnis dan risiko lembaga keuangan nonbank dan LKM—termasuk
asuransi, pembiayaan, dana pensiun, pergadaian, layanan pendanaan digital, dan lembaga khusus—dengan
mempertimbangkan inklusi, pelindungan konsumen, etika, dan keberlanjutan.
|
|
4
|
Merumuskan rekomendasi transformatif atas kasus lembaga keuangan nyata serta menyatakan posisi profesional sebagai calon pendidik/praktisi yang menjaga integritas, keadilan akses,
keamanan digital, dan kepentingan publik.
|
Pada akhir perkuliahan mahasiswa menghasilkan Portofolio Analisis Ketahanan dan Dampak Lembaga Keuangan (AKDLK), terdiri atas peta ekosistem dan regulasi; analisis sumber/penggunaan dana; dashboard kesehatan bank berbasis data publik; diagnosis risiko dan rekomendasi mitigasi; matriks komparatif lembaga keuangan nonbank dan LKM; evaluasi produk dari sisi transparansi, inklusi, pelindungan konsumen, digital safety, dan keberlanjutan; policy brief kasus nyata; catatan peer review dan revisi; serta refleksi individu dan komitmen profesional. Bukti tersebut
menunjukkan perubahan perspektif dari lembaga keuangan sebagai mesin transaksi dan laba menjadi institusi kepercayaan yang harus menjaga kesehatan, akses yang adil, hak konsumen, stabilitas, dan dampak sosial-lingkungan.
| No |
Periode |
Kelas |
URL |
|
1
|
Ganjil
|
Semester 7
|
Buka
|