Mata Kuliah SEMINAR PENDIDIKAN AGAMA KHONGHUCU

Mata kuliah Seminar Pendidikan Agama Khonghucu mengajak mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi menguji ulang nilai-nilai ritual dan Etika Konghucu yang selama ini dijalani sebagai kebiasaan, lalu menggunakannya sebagai kerangka etis untuk membaca persoalan kehidupan berbangsa, bernegara, global, dan kebhinekaan masa kini. Pembelajaran mencakup nilai ritual, moralitas, dan spiritualitas Konghucu, Etika Konghucu dan pembentukan kepribadian, nilai kemanusiaan dalam kehidupan berbangsa dan global, toleransi dan Bhinneka Tunggal Ika, literasi digital dan literatur akademik, penyusunan argumentasi dan makalah kelompok, presentasi dalam seminar ilmiah, peer-review, dan portofolio. Melalui Case Method dan Team-Based Project, mahasiswa diharapkan mampu menghasilkan kajian kritis berbasis literatur yang jujur dan dapat dipertanggungjawabkan, sebagai bekal integritas calon pendidik dan praktisi akuntansi.
Kode Aspek Deskripsi
CPL-01 Aspek Menunjukkan sikap dan perilaku ilmiah , edukatif, dan religius, yang berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara berdasarkan budaya, norma, dan etika akademik.
CPL-04 Aspek Mampu mengintegrasikan kecakapan belajar dan berinovasi, penguasaan teknologi dan informasi, pengembangan karir, dan kecakapan hidup untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat.
CPL-05 Aspek Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya.
CPL-09 Mampu menerapkan kewirausahaan untuk merancang dan mengembangkan inovasi produk/layanan yang berdampak ekonomi, sosial, dan lingkungan. Mampu menerapkan kewirausahaan untuk merancang dan mengembangkan inovasi produk/layanan yang berdampak ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Kode Deskripsi
1 Menilai kembali nilai-nilai ritual dan Etika Konghucu yang selama ini dijalani sebagai kebiasaan dengan menguji ulang keterkaitannya dengan moralitas, spiritualitas, dan pembentukan kepribadian yang jujur, taat hukum, kreatif, sehat, dan adaptif, sehingga praktik keagamaan dipandang sebagai pembinaan diri yang dipahami dan dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan etis
2 Menganalisis penerapan nilai kemanusiaan dan Etika Konghucu dalam kehidupan berbangsa, bernegara, dan global serta hubungan antarbudaya dengan mempertimbangkan dampak etis, sosial, dan ekonomi dari setiap pilihan, sehingga nilai-nilai Konghucu dipahami sebagai kerangka pengambilan keputusan dalam kewargaan, profesi, dan kewirausahaan
3 Mengevaluasi wacana tentang toleransi dan kebhinekaan yang beredar di masyarakat dan ruang digital dari perspektif Etika Konghucu dengan menguji kredibilitas dan relevansi literatur serta sumber digital secara jujur, sehingga toleransi dipahami bukan sebagai sikap membiarkan melainkan tanggung jawab aktif merawat kebersamaan yang dapat dipertanggungjawabkan
4 Merancang dan mempertanggungjawabkan makalah kelompok berbasis literatur yang mengintegrasikan nilai-nilai Konghucu dan argumentasi akademik, mengomunikasikannya dalam seminar ilmiah, serta memperbaikinya melalui peer-review dan refleksi diri, sehingga karya akademik dipandang sebagai tanggung jawab intelektual yang terbuka terhadap kritik dan terus disempurnakan
1 Menguji ulang asumsi pribadi tentang sumber otoritas nilai melalui telaah konsep Tian dan Tian Ming, kedudukan Kitab Suci Sishu dan Wujing, serta ajaran Wu Chang, sehingga keyakinan yang semula diterima sebagai warisan dipahami sebagai pilihan sadar yang dapat dipertanggungjawabkan.
2 Mengevaluasi praktik kesusilaan, relasi sosial, dan ritual yang selama ini dijalani sebagai kebiasaan dengan menguji ulang maknanya melalui karakter Junzi, ajaran Wu Lun dan Bakti, ritual Li, serta pembinaan diri Xiu Shen, hingga terbentuk komitmen pembinaan diri yang dijalankan atas kesadaran sendiri
3 Mengevaluasi cara pandang diri terhadap perbedaan keyakinan dan kepentingan di ruang publik dan akademik melalui prinsip Si Hai Zhi Nei Jie Xiong Di Ye dan ajaran Zhong Shu, sehingga toleransi dipahami bukan sebagai sikap membiarkan melainkan tanggung jawab aktif merawat kebersamaan.
4 Merancang dan mempertanggungjawabkan karya edukatif digital yang menempatkan Yi dan Xin sebagai dasar pengambilan keputusan dalam pemanfaatan teknologi dan praktik kewirausahaan, disertai pertanggungjawaban atas dampak etis pilihan tersebut bagi masyarakat dan lingkungan.
Mahasiswa mampu menghasilkan makalah seminar kelompok berbasis literatur tentang satu isu aktual mengenai nilai ritual dan Etika Konghucu dalam kehidupan masa kini yang telah dipresentasikan, dipertahankan dalam diskusi ilmiah, direvisi berdasarkan peer-review, dan dihimpun dalam portofolio akademik akhir yang memuat rumusan isu, matriks evaluasi sumber, makalah final, catatan peer-review, dan refleksi perubahan cara pandang.
No Periode Kelas URL
1 Genap Semester 4 Buka