Mata kuliah Sistem Informasi Akuntansi membekali mahasiswa untuk memahami, menganalisis, merancang, dan
mengevaluasi sistem yang mengubah data transaksi menjadi informasi akuntansi yang andal bagi pengendalian dan
pengambilan keputusan. Kajian meliputi konsep dan peran SIA; proses bisnis serta siklus pendapatan, pengeluaran,
produksi, penggajian, dan buku besar/pelaporan; teknik dokumentasi berupa narasi, flowchart, DFD, BPMN, dan
REA; basis data relasional dan kualitas data; ERP, cloud, API, otomasi, analitik, dan kecerdasan artifisial; siklus
pengembangan sistem; pengendalian internal berbasis COSO; keamanan siber, privasi, fraud, kontinuitas, dan audit
trail. Melalui team-based project dan case method, mahasiswa menelaah kegagalan sistem yang merugikan
pemangku kepentingan, memetakan proses as-is, mengidentifikasi risiko dan kesenjangan pengendalian, lalu
merancang proses to-be dan prototipe SIA yang terkontrol. Mahasiswa menguji asumsi bahwa digitalisasi selalu
meningkatkan kualitas informasi, mempertimbangkan keadilan, akuntabilitas, dampak pekerjaan dan lingkungan,
serta mempertanggungjawabkan keputusan desain berdasarkan bukti, standar, data uji, dan etika profesi.
| Kode |
Aspek |
Deskripsi |
| CPL-01 |
Aspek |
Menunjukkan sikap dan perilaku ilmiah , edukatif, dan religius, yang berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara berdasarkan budaya, norma, dan etika akademik.
|
| CPL-03 |
Aspek |
Menguasai konsep akuntansi dan keuangan sebagai dasar pembelajaran dan praktik profesi yang berwawasan global dan literasi terkini.
|
| CPL-05 |
Aspek |
Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya.
|
| CPL-07 |
Aspek |
Mampu menerapkan kompetensi praktik akuntansi keuangan level madya secara akurat dan berwawasan lingkungan.
|
| Kode |
Deskripsi |
|
1
|
Mengkritisi asumsi bahwa digitalisasi dan otomasi selalu meningkatkan kualitas
informasi dengan menilai kebutuhan pemangku kepentingan, proses bisnis, kualitas data, akuntabilitas,
dampak sosial, dan keberlanjutan.
|
|
2
|
Menganalisis dan mendokumentasikan proses bisnis serta siklus transaksi
menggunakan teknik pemodelan yang tepat, kemudian mengevaluasi risiko, fraud, pengendalian internal,
keamanan, privasi, dan audit trail.
|
|
3
|
Merancang paket perbaikan SIA yang mengintegrasikan proses to-be, model data,
pengendalian, ERP/teknologi digital, prototipe, rencana implementasi, dan pengujian secara akurat serta dapat ditelusuri.
|
|
4
|
Mempertanggungjawabkan keputusan desain SIA dan merumuskan identitas
profesional yang kritis, berintegritas, adaptif, peduli manusia dan lingkungan, serta berkomitmen pada
informasi yang andal dan adil.
|
Pada akhir perkuliahan mahasiswa menunjukkan Portofolio Transformasi Sistem Informasi Akuntansi (PTSIA) yang
memuat analisis organisasi dan pemangku kepentingan; peta proses as-is; flowchart/DFD/BPMN; analisis setiap
siklus transaksi; data dictionary dan model ER/REA; matriks risiko-pengendalian; evaluasi COSO, keamanan, privasi,
fraud, kontinuitas, dan audit trail; proses to-be; prototipe; test script dan hasil uji; system design memo; business
case; rencana implementasi dan change management; dokumentasi penggunaan AI; peer review dan respons revisi;
serta refleksi individual. Bukti memperlihatkan perubahan dari teknologi sebagai alat netral menuju desain SIA yang
berbasis proses, manusia, data, kontrol, etika, dan keberlanjutan.
| No |
Periode |
Kelas |
URL |
|
1
|
Ganjil
|
Semester 7
|
Buka
|