Mata kuliah Pendidikan Agama Buddha membekali mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi dengan pemahaman nilai-nilai dasar ajaran Buddha sebagai landasan pembentukan karakter, moral, dan etika, serta penerapannya dalam kehidupan pribadi, bermasyarakat, dan profesional. Fokus mata kuliah terletak pada perubahan cara mahasiswa menelusuri sebab dan akibat dari keputusannya sendiri. Topik pembahasan mencakup Tisarana dan nilai balas budi Kataññū Katavedī, fondasi moralitas Sīla melalui Pancasila Buddhis, Empat Kebenaran Mulia sebagai kerangka berpikir kritis, Hukum Karma dan Tilakkhana, pengembangan Samādhi dan Paññā, ajaran Ahiṃsā dalam perlindungan lingkungan, kewajiban warga negara menurut Sigalovada Sutta, Jalan Mulia Berunsur Delapan dalam pengembangan IPTEKS, serta ajaran Sammā Ājīva dalam kewirausahaan digital. Melalui case method dan team-based project, mahasiswa dituntun menguji asumsi awal, melakukan refleksi kritis, dan mempertanggungjawabkan keputusannya, khususnya pada wilayah kejujuran dan mata pencaharian benar yang menjadi ranah kerja profesi akuntansi.
| Kode |
Aspek |
Deskripsi |
| CPL-01 |
Aspek |
Menunjukkan sikap dan perilaku ilmiah , edukatif, dan religius, yang berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara berdasarkan budaya, norma, dan etika akademik.
|
| CPL-02 |
Aspek |
Menunjukkan sikap dan perilaku ilmiah , edukatif, dan religius, yang berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara berdasarkan budaya, norma, dan etika akademik.
|
| CPL-03 |
Aspek |
Menguasai konsep akuntansi dan keuangan sebagai dasar pembelajaran dan praktik profesi yang berwawasan global dan literasi terkini.
|
| CPL-04 |
Aspek |
Mampu mengintegrasikan kecakapan belajar dan berinovasi, penguasaan teknologi dan informasi, pengembangan karir, dan kecakapan hidup untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat.
|
| Kode |
Deskripsi |
|
1
|
Menguji ulang asumsi pribadi tentang dasar moralitas dan cara menyelesaikan masalah melalui telaah prinsip Tisarana, fondasi Sīla, dan
Empat Kebenaran Mulia, sehingga nilai yang semula dijalankan sebagai kebiasaan dipahami sebagai kerangka berpikir yang dipilih secara sadar.
|
|
2
|
Mengevaluasi tanggung jawab diri atas pilihan dan dampaknya melalui telaah Hukum Karma dan Tilakkhana, pengembangan Samādhi
dan Paññā, serta ajaran Ahiṃsā dan Mettā-Karuṇā, sehingga sikap terhadap sesama dan lingkungan dijalani atas kesadaran sendiri, bukan karena
tekanan dari luar.
|
|
3
|
Mengevaluasi peran diri sebagai warga negara dan warga akademik berdasarkan kewajiban sosial menurut Sigalovada Sutta, kontribusi
pada kerukunan dan kebangsaan, serta Jalan Mulia Berunsur Delapan dalam pengembangan IPTEKS, sehingga ketaatan hukum dan kerukunan
dipahami sebagai tanggung jawab aktif.
|
|
4
|
Merancang dan mempertanggungjawabkan karya media digital yang mengintegrasikan nilai humaniora Buddhis dengan pemanfaatan teknologi dan praktik kewirausahaan berbasis Sammā Ājīva, sehingga peran diri di ruang publik digital dipahami sebagai perbuatan yang berdampak pada makhluk lain.
|
Memahami ajaran dasar agama Buddha, menginternalisasikan nilai-nilai Buddhis dalam kehidupan sehari-hari, serta menerapkannya secara bertanggung jawab, toleran, dan beretika dalam lingkungan akademik, sosial, dan profesional. Bukti ketercapaian ditunjukkan melalui: (1) dokumen refleksi penerapan rasa hormat dan balas budi serta ketaatan sebagai warga negara yang memuat perbandingan asumsi awal dan cara pandang akhir; (2) laporan kajian etika lingkungan berbasis Ahiṃsā dan pemikiran kritis atas isu IPTEKS; serta (3) produk proyek media digital edukasi kebajikan Buddhis beserta laporan pertanggungjawaban yang dipresentasikan secara lisan dan tulisan.
| No |
Periode |
Kelas |
URL |
|
1
|
Genap
|
Semester 2
|
Buka
|