Mata kuliah Pendidikan Agama Hindu membekali mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi dengan pemahaman nilai-nilai dasar ajaran Hindu sebagai landasan pembentukan karakter, moral, dan etika, serta penerapannya dalam kehidupan pribadi, bermasyarakat, dan profesional. Fokus mata kuliah terletak pada perubahan cara mahasiswa menilai keselarasan antara pikiran, perkataan, dan perbuatannya. Topik pembahasan mencakup Panca Sradha sebagai fondasi iman dan takwa kepada Brahman, Veda sebagai sumber hukum dan ilmu pengetahuan, konsep manusia Hindu melalui Tri Kaya Parisudha, pengendalian diri Sad Ripu dan Catur Purusa Artha, konsep masyarakat berlandaskan Tri Hita Karana dan Tat Twam Asi, kontribusi Hindu bagi peradaban dunia dan Nusantara, kepemimpinan Asta Brata, tatanan Catur Asrama dan Catur Warna, serta integrasi etika Hindu dengan IPTEKS digital dan kewirausahaan berkelanjutan. Melalui case method dan team-based project, mahasiswa dituntun menguji asumsi awal, melakukan refleksi kritis, dan mempertanggungjawabkan keputusannya, khususnya pada wilayah kejujuran dan keberlanjutan yang menjadi ranah kerja profesi akuntansi
| Kode |
Aspek |
Deskripsi |
| CPL-01 |
Aspek |
Menunjukkan sikap dan perilaku ilmiah , edukatif, dan religius, yang berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara berdasarkan budaya, norma, dan etika akademik.
|
| CPL-02 |
Aspek |
Menunjukkan sikap dan perilaku ilmiah , edukatif, dan religius, yang berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara berdasarkan budaya, norma, dan etika akademik.
|
| CPL-03 |
Aspek |
Menguasai konsep akuntansi dan keuangan sebagai dasar pembelajaran dan praktik profesi yang berwawasan global dan literasi terkini.
|
| CPL-04 |
Aspek |
Mampu mengintegrasikan kecakapan belajar dan berinovasi, penguasaan teknologi dan informasi, pengembangan karir, dan kecakapan hidup untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat.
|
| Kode |
Deskripsi |
|
1
|
Menguji ulang asumsi pribadi tentang sumber keyakinan dan pengetahuan melalui telaah konsep ketuhanan Brahman, Panca Sradha,
dan kedudukan Kitab Suci Veda, sehingga sraddha yang semula diterima sebagai tradisi dipahami sebagai keyakinan yang dipilih dan dapat
dipertanggungjawabkan.
|
|
2
|
Mengevaluasi keselarasan antara pikiran, perkataan, dan perbuatan diri berdasarkan Tri Kaya Parisudha, pengendalian Sad Ripu, Catur
Purusa Artha, Tri Hita Karana, serta Tat Twam Asi, sehingga kejujuran dan keharmonisan hidup dijalani atas kesadaran sendiri, bukan karena
tuntutan lingkungan.
|
|
3
|
Mengevaluasi peran dan tanggung jawab diri dalam masyarakat berdasarkan kontribusi peradaban Hindu, kepemimpinan Asta Brata,
serta tatanan Catur Asrama dan Catur Warna, sehingga profesi dan kepemimpinan dipahami sebagai dharma yang menuntut pertanggungjawaban.
|
|
4
|
Merancang dan mempertanggungjawabkan karya media digital yang mengintegrasikan nilai Dharma dengan pemanfaatan teknologi dan praktik kewirausahaan berbasis Tri Hita Karana, sehingga peran diri di ruang publik digital dipahami sebagai upaya menjaga keharmonisan yang berdampak pada orang lain dan lingkungan.
|
Memahami ajaran dasar agama Hindu, menginternalisasikan nilai-nilai Hindu dalam kehidupan sehari-hari, serta menerapkannya secara bertanggung jawab, toleran, dan beretika dalam lingkungan akademik, sosial, dan profesional. Bukti ketercapaian ditunjukkan melalui: (1) dokumen refleksi pembentukan karakter manusia Hindu berbasis Tri Kaya Parisudha yang memuat perbandingan asumsi awal dan cara pandang akhir; (2) laporan studi kasus penerapan Tri Hita Karana dan Tat Twam Asi pada isu sosial dan ekologi; serta (3) produk proyek media digital edukasi kebudayaan Hindu beserta laporan pertanggungjawaban yang dipresentasikan secara lisan dan tulisan.
| No |
Periode |
Kelas |
URL |
|
1
|
Genap
|
Semester 2
|
Buka
|