Mata kuliah Seminar Pendidikan Agama Buddha mengajak mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi menguji ulang pemahaman moralitas Buddhis, samadhi, dan kebijaksanaan yang selama ini dijalani sebagai kebiasaan, lalu menggunakannya sebagai kerangka etis untuk membaca isu aktual mengenai ilmu pengetahuan, teknologi, nilai humaniora, kerukunan, perdamaian, dan kebhinekaan. Pembelajaran mencakup identifikasi isu, pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif, pengendalian diri terhadap pancakhandha, literasi digital dan literatur akademik, penyusunan argumentasi dan alternatif solusi, makalah kelompok, presentasi dalam seminar ilmiah, peer-review, dan portofolio. Melalui Case Method dan Team-Based Project, mahasiswa diharapkan mampu menghasilkan kajian kritis berbasis literatur yang jujur dan dapat dipertanggungjawabkan, sebagai bekal integritas calon pendidik dan praktisi akuntansi.
| Kode |
Aspek |
Deskripsi |
| CPL-01 |
Aspek |
Menunjukkan sikap dan perilaku ilmiah , edukatif, dan religius, yang berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara berdasarkan budaya, norma, dan etika akademik.
|
| CPL-04 |
Aspek |
Mampu mengintegrasikan kecakapan belajar dan berinovasi, penguasaan teknologi dan informasi, pengembangan karir, dan kecakapan hidup untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat.
|
| CPL-05 |
Aspek |
Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya.
|
| CPL-09 |
Mampu menerapkan kewirausahaan untuk merancang dan mengembangkan inovasi produk/layanan yang berdampak ekonomi, sosial, dan lingkungan. |
Mampu menerapkan kewirausahaan untuk merancang dan mengembangkan inovasi produk/layanan yang berdampak ekonomi, sosial, dan lingkungan.
|
| Kode |
Deskripsi |
|
1
|
Menilai kembali moralitas Buddhis, samadhi, kebijaksanaan, dan pengendalian diri terhadap pancakhandha yang selama ini dijalani sebagai kebiasaan dengan menguji ulang maknanya dalam konteks sosial, budaya, seni, dan IPTEK masa kini, sehingga praktik keagamaan dipandang sebagai jalan pembinaan diri yang dipahami dan dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan etis
|
|
2
|
Mengevaluasi isu aktual yang beredar di masyarakat dan ruang digital mengenai moralitas, kebijaksanaan, dan nilai humaniora dengan merumuskannya sebagai persoalan kajian serta menguji kredibilitas dan relevansi literatur dan sumber digital secara jujur, sehingga sikap terhadap wacana keagamaan bergeser dari menerima dan menyebarkan menjadi memverifikasi dan mempertanggungjawabkan
|
|
3
|
Menganalisis isu kontemporer dan isu global mengenai IPTEK, kerukunan, perdamaian, kebhinekaan, dan kehidupan bersama secara logis, kritis, sistematis, dan inovatif dari perspektif Buddhis dengan mempertimbangkan dampak etis, sosial, dan ekonomi dari setiap pilihan, sehingga nilai-nilai Buddhis dipahami sebagai kerangka pengambilan keputusan dalam profesi dan kewirausahaan
|
|
4
|
Merancang dan mempertanggungjawabkan makalah kelompok berbasis literatur yang memuat argumentasi akademik dan alternatif solusi berdasarkan nilai-nilai Buddhis dan prinsip humaniora, mengomunikasikannya dalam seminar ilmiah, serta memperbaikinya melalui peer-review dan refleksi diri, sehingga karya akademik dipandang sebagai tanggung jawab intelektual yang terbuka terhadap kritik dan terus disempurnakan
|
Mahasiswa mampu menghasilkan makalah seminar kelompok berbasis literatur yang memuat analisis dan alternatif solusi atas satu isu aktual berdasarkan nilai-nilai Buddhis dan prinsip humaniora, yang telah dipresentasikan, dipertahankan dalam diskusi ilmiah, direvisi berdasarkan peer-review, dan dihimpun dalam portofolio akademik akhir yang memuat rumusan isu, matriks evaluasi sumber, makalah final, catatan peer-review, dan refleksi perubahan cara pandang.
| No |
Periode |
Kelas |
URL |
|
1
|
Genap
|
Semester 4
|
Buka
|