FPEB UPI Perkuat Kolaborasi Internasional dengan TSUE Uzbekistan, Dorong Mobilitas Mahasiswa, Dosen dan Pengembangan Akademik Berkelanjutan
Rektor Universitas Pendidikan Indonesia, Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A, menjadi narasumber konferensi internasional yang diselenggarakan Taskent State University of Economics di Uzbekistant yang merupakan rangkaian peringatan Dies Natalis ke 95 Taskent State Univeriaty of Economics.
Rektor Universitas Pendidikan Indonesia menegaskan komitmennya untuk memperkuat kerja sama internasional dengan Tashkent State University of Economics (TSUE), Uzbekistan, melalui pengembangan mobilitas mahasiswa, pertukaran dosen, kolaborasi penelitian, publikasi ilmiah, serta peningkatan kualitas layanan bagi mahasiswa internasional. Komitmen tersebut disampaikan dalam momentum peringatan Dies Natalis ke-95 TSUE.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas perjalanan panjang TSUE selama 95 tahun dalam mengembangkan pendidikan tinggi, ilmu pengetahuan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Peringatan tersebut dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus memperluas kontribusi kedua universitas dalam membangun pendidikan tinggi yang berorientasi global.
Kemitraan UPI dan TSUE telah berkembang melalui berbagai tahapan sejak penjajakan awal pada 2020, dilanjutkan dengan penguatan komitmen melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada 2021. Sejak saat itu, kerja sama kedua institusi terus dikembangkan melalui program pendidikan dan pertukaran akademik yang melibatkan mahasiswa jenjang sarjana dan magister.
Perkembangan jumlah mahasiswa yang terlibat dalam program kerja sama tersebut. Pada 2022, program ini melibatkan 10 mahasiswa magister, meningkat menjadi 20 mahasiswa pada 2023, kemudian berkembang menjadi 75 mahasiswa jenjang sarjana dan magister pada 2024. Pada 2025, jumlah mahasiswa mencapai 129 orang, sedangkan pada 2026 tercatat 122 mahasiswa dalam program sarjana dan magister pada Program Studi Manajemen S1, Program Studi Manajemen Jenjang Magister (S2), Program Studi Pendidikan Ekonomi Jenjang Magister (S2) dan program studi Akuntansi S1
Melalui program ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kompetensi akademik dan profesional, memperluas wawasan internasional, serta mengembangkan kemampuan komunikasi lintas budaya sebagai bekal menghadapi dinamika dunia kerja global.
Perkuat Pertukaran Dosen dan Kolaborasi Akademik
Selain mobilitas mahasiswa, kerja sama UPI dan TSUE juga diwujudkan melalui program pertukaran dosen yang telah berjalan sejak 2022. Melalui program tersebut, dua dosen UPI berkesempatan mengunjungi Uzbekistan setiap semester, dengan seluruh biaya program ditanggung oleh TSUE.
Program ini memberikan ruang bagi dosen untuk berbagi pengetahuan, bertukar praktik pembelajaran, memperluas jejaring akademik, serta memperoleh pengalaman langsung mengenai sistem pendidikan, budaya, dan perkembangan ekonomi Uzbekistan.
Lebih jauh, pertukaran dosen diharapkan menjadi landasan bagi pengembangan berbagai kegiatan akademik bersama, termasuk penelitian kolaboratif, publikasi ilmiah, pengembangan kurikulum, dan penyelenggaraan konferensi internasional.
UPI menyampaikan apresiasi kepada Rektor, para Wakil Rektor, dan jajaran pimpinan TSUE atas dukungan berkelanjutan terhadap program tersebut. Dukungan ini dinilai penting dalam membangun kemitraan yang tidak hanya berorientasi pada mobilitas mahasiswa, tetapi juga pada penguatan kapasitas kelembagaan dan peningkatan kualitas sumber daya akademik kedua universitas.
Tingkatkan Kualitas Layanan bagi Mahasiswa Internasional
Dalam pengembangan pendidikan internasional, UPI juga menekankan pentingnya kualitas pengalaman belajar dan kesejahteraan mahasiswa. Penerimaan mahasiswa internasional tidak cukup hanya melalui penyediaan akses pendidikan, tetapi perlu didukung oleh lingkungan akademik yang aman, inklusif, dan mampu membantu mahasiswa beradaptasi dengan kehidupan di negara tujuan.
Untuk mendukung hal tersebut, UPI terus melakukan upaya perbaikan layanan, termasuk dalam aspek asrama mahasiswa, sistem penerimaan mahasiswa internasional, pendampingan akademik, dan dukungan terhadap kebutuhan mahasiswa selama menjalani studi di Indonesia.
Pendampingan tersebut mencakup bantuan ketika mahasiswa menghadapi kendala kesehatan, kesulitan akademik, maupun persoalan adaptasi sosial dan budaya. Mahasiswa juga memperoleh kesempatan mengikuti berbagai kegiatan pengenalan budaya Indonesia, seperti membatik, memainkan angklung, serta berpartisipasi dalam kegiatan International Day.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa Uzbekistan tidak hanya mengenal kekayaan budaya Indonesia, tetapi juga berkesempatan memperkenalkan tradisi dan kuliner negara asal mereka kepada sivitas akademika UPI.
Interaksi lintas budaya ini menjadi bagian penting dalam membangun sikap saling menghormati, memperkuat persahabatan, dan mengembangkan kompetensi global mahasiswa.
UPI memandang bahwa keberhasilan pendidikan internasional tidak semata-mata diukur berdasarkan jumlah mahasiswa yang berpartisipasi. Keberhasilan juga tercermin dari kualitas pembelajaran, kemampuan beradaptasi, keberhasilan menyelesaikan studi, serta kontribusi positif mahasiswa terhadap masyarakat di lingkungan tempat mereka belajar.
Lima Agenda Strategis Pengembangan Kerja Sama
Untuk memastikan keberlanjutan kemitraan, UPI mengidentifikasi sejumlah peluang strategis yang dapat dikembangkan bersama TSUE.
Pertama, memperkuat program mobilitas mahasiswa agar mahasiswa dari kedua universitas memperoleh pengalaman akademik dan budaya yang bermakna.
Kedua, memperluas kolaborasi pembelajaran, penelitian, publikasi ilmiah bersama, dan konferensi akademik, khususnya dalam bidang Akuntansi, Manajemen, Pendidikan Ekonomi, serta bidang lain yang menjadi kepentingan bersama.
Ketiga, menjajaki pengembangan program akademik bersama, pertukaran dosen, pembimbingan bersama tesis magister, dan penelitian kolaboratif yang relevan dengan kebutuhan Indonesia, Uzbekistan, serta masyarakat internasional.
Keempat, meningkatkan kualitas sistem pendukung mahasiswa internasional, meliputi akomodasi, penerimaan mahasiswa, bimbingan akademik, pendampingan terkait keuangan, dan akses terhadap layanan esensial.
Kelima, memperkuat mekanisme kelembagaan agar kerja sama dapat terintegrasi ke dalam strategi jangka panjang kedua universitas dan tidak hanya bergantung pada inisiatif individu.
Pengembangan agenda tersebut memerlukan dukungan pimpinan perguruan tinggi dan pemerintah, terutama dalam penyediaan sumber daya, penguatan kebijakan, serta penciptaan lingkungan yang mendukung kolaborasi akademik lintas negara.
Bangun Kemitraan untuk Masa Depan Pendidikan Global
Peringatan Dies Natalis ke-95 TSUE menjadi momentum untuk memperbarui komitmen bersama dalam mengembangkan pendidikan tinggi yang terbuka, kolaboratif, dan berorientasi pada dampak global.
Hubungan UPI dan TSUE menunjukkan bahwa perbedaan geografis, bahasa, dan tradisi budaya tidak menjadi penghalang bagi pengembangan kerja sama. Sebaliknya, keberagaman tersebut dapat menjadi modal untuk memperluas perspektif akademik, membangun pemahaman lintas budaya, dan memperkuat hubungan antarmasyarakat.
Melalui keberlanjutan kemitraan ini, UPI berharap dapat memperluas kesempatan belajar bagi mahasiswa, memperkuat produktivitas akademik dosen, serta meningkatkan kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab tantangan pendidikan, ekonomi, dan pembangunan berkelanjutan.
Momentum peringatan 95 tahun TSUE sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antarperguruan tinggi dalam membangun generasi yang kompeten, berintegritas, memiliki wawasan global, serta mampu menjadi penghubung persahabatan dan kerja sama antarbangsa.
Universitas Pendidikan Indonesia berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Tashkent State University of Economics sebagai bagian dari upaya membangun pendidikan tinggi yang berkualitas, memperluas jejaring internasional, dan menciptakan dampak nyata bagi masyarakat Indonesia, Uzbekistan, dan dunia (YS)