WhatsApp

Prodi Pendidikan Akuntansi UPI Dorong Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran Akuntansi bagi Guru Kewirausahaan Kabupaten Garut

Author

Pendidikan Akuntansi

Program Studi Pendidikan Akuntansi, Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis (FPEB) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bagi Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kewirausahaan Kabupaten Garut. Kegiatan yang mengangkat tema “Implementasi AI-Assisted Financial Analysis dalam Pembelajaran Akuntansi untuk Meningkatkan Higher Order Analytical Reasoning” ini dilaksanakan di Kampus IV Universitas Garut (UNIGA) pada Jumat, 10 Juli 2026.




Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kerja sama FPEB UPI dengan EKWU UNIGA dan MGMP Kewirausahaan Pemerintah Kabupaten Garut dalam rangka meningkatkan kompetensi guru dan mendorong inovasi pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.


Kegiatan diikuti oleh guru mata pelajaran Kewirausahaan di Kabupaten Garut. Para peserta memperoleh wawasan sekaligus pengalaman praktis mengenai pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam mendukung analisis keuangan dan pembelajaran akuntansi.


Kegiatan diawali dengan sambutan dari Prof. Dr. Heni Mulyani, S.Pd., M.Pd., selaku Ketua Program Studi Pendidikan Akuntansi FPEB UPI. Selanjutnya, materi utama disampaikan oleh Dr. Iqbal Luthfi, S.E., M.Ak. dan Harpa Sugiharti, S.Pd., S.Li., M.S.Ak., yang merupakan dosen FPEB UPI.


Melalui materi yang disampaikan, peserta diperkenalkan pada konsep dan penerapan AI-Assisted Financial Analysis dalam konteks pembelajaran. Pemanfaatan AI tidak hanya diarahkan untuk membantu memperoleh dan mengolah informasi secara lebih efisien, tetapi juga untuk mendorong kemampuan peserta didik dalam melakukan analisis, evaluasi, interpretasi data, dan pengambilan keputusan berbasis bukti.




Dr. Iqbal Luthfi dan Harpa Sugiharti juga mengajak para guru untuk melihat AI bukan sekadar sebagai alat untuk menghasilkan jawaban, tetapi sebagai learning support yang dapat dirancang untuk menstimulasi higher order analytical reasoning. Dengan demikian, penggunaan teknologi tetap perlu diiringi dengan kemampuan guru dalam merancang aktivitas pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk berpikir kritis dan analitis.


Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan guru MGMP Kewirausahaan Kabupaten Garut selama kegiatan berlangsung. Forum tersebut juga menjadi ruang bagi para guru untuk berdiskusi mengenai peluang dan tantangan penerapan AI dalam pembelajaran, khususnya dalam mengintegrasikan analisis keuangan ke dalam pembelajaran Kewirausahaan dan Akuntansi.


Kegiatan PKM ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kompetensi profesional guru sekaligus memperkuat kolaborasi antara Prodi Pendidikan Akuntansi FPEB UPI, MGMP Kewirausahaan Kabupaten Garut, dan mitra pendidikan di daerah.


Melalui kegiatan ini, Prodi Pendidikan Akuntansi UPI terus menunjukkan komitmennya dalam menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya melalui pengabdian yang menghubungkan keilmuan perguruan tinggi, kebutuhan guru di lapangan, dan perkembangan teknologi pendidikan.