Tingkatkan Keterampilan Mahasiswa, FPEB UPI Jajaki Kerja Sama dengan PT Huawei Tech Investment untuk Pengembangan Kompetensi Global
Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pendidikan Indonesia, mendorong penguatan kompetensi mahasiswa agar mampu bersaing di tingkat global melalui penjajakan kerja sama dengan PT Huawei Tech Investment (16/10/2026). Inisiatif ini diharapkan membuka peluang pengembangan keterampilan, peningkatan kompetensi digital, serta perluasan pengalaman belajar mahasiswa melalui program pelatihan yang relevan dengan kebutuhan industri, termasuk peluang pengembangan kapasitas di Jepang.
Penjajakan kerja sama tersebut merupakan bagian dari upaya UPI memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri dalam menyiapkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan dinamika pasar kerja global. Pembahasan kerja sama dilaksanakan melalui audiensi antara UPI dan PT Huawei Tech Investment pada Jumat (16/10), bertempat di Ruang Rapat Gedung Parter Lantai 1 UPI, Bandung.
Dalam agenda audiensi tersebut, PT Huawei Tech Investment diwakili oleh Rayi Pradono Iswara selaku ICT Talent Ecosystem Development Manager, bersama Yunita Anggraini dan Tasya Shavira. Pertemuan ini menjadi ruang awal untuk membahas potensi kolaborasi strategis dalam pengembangan kompetensi dan ekosistem talenta yang selaras dengan kebutuhan industri.
Pembahasan agenda kerjasama dipimpinan oleh Kepala Divisi Kerjasama Nasional Direktorat Kemitraan dan Urusan Internasional (DKUI). Selain FPEB, kerjasama dihadir sejumlah pimpinan Fakultas FPTI, FPMIPA, UPI Purwakarta, Direktorat Inovasi, Hilirisasi, dan Science Techno Park (DIHSTP), Direktur Direktorat Pelatihan, Asesmen, dan Sertifikasi (DPAS), Direktorat Bimbingan Konseling, Difusi Inklusi, dan Pengembangan Karir (BKDIPK);
Bagi FPEB UPI, kolaborasi dengan dunia industri memiliki arti penting dalam memperkuat relevansi pendidikan tinggi terhadap kebutuhan nyata dunia kerja. Mahasiswa tidak hanya dituntut menguasai pengetahuan akademik, tetapi juga perlu memiliki keterampilan praktis, literasi digital, kemampuan beradaptasi, komunikasi profesional, serta kesiapan menghadapi tantangan lingkungan kerja yang semakin kompetitif.
Melalui penjajakan ini, FPEB UPI berharap terbuka peluang pengembangan program pelatihan dan peningkatan keterampilan mahasiswa yang memberikan pengalaman belajar lebih luas. Apabila direalisasikan melalui program yang disepakati bersama, kolaborasi tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa memperoleh wawasan industri, mengembangkan kompetensi profesional, serta memperluas perspektif internasional, termasuk melalui kesempatan pelatihan di Jepang sesuai dengan skema yang nantinya ditetapkan.
Sinergi antara perguruan tinggi dan industri juga menjadi langkah strategis untuk mendekatkan pembelajaran akademik dengan perkembangan teknologi, kebutuhan tenaga kerja, dan transformasi dunia usaha. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi lulusan yang siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu menjadi inovator dan profesional yang berkontribusi terhadap perkembangan ekonomi berbasis pengetahuan.
Penjajakan kerja sama FPEB UPI dengan PT Huawei Tech Investment merupakan impelementasikan program Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas (Quality Education), SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (Decent Work and Economic Growth), dan SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur (Industry, Innovation and Infrastructure).
Melalui penjajakan kerja sama ini, FPEB UPI terus mendorong terbentuknya ekosistem pendidikan tinggi yang kolaboratif, adaptif, dan berorientasi pada dampak. Kemitraan strategis dengan dunia industri diharapkan menjadi salah satu langkah untuk menghasilkan lulusan yang unggul, profesional, berdaya saing internasional, dan mampu berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan (FPEB UPI)